Sejarah Perjalanan Pondok
Peletakan Batu Pertama
Peletakan batu pertama hingga penerimaan santri pertama
Aparatur
aparatur baru terdiri dari pimpinan umum dua wakil pimpinan. Bagian umum dan bagian Pendidikan juga beberapa divisi di dalamnya
Aparatur ke -2
aparatur bertambah; imam masjid, bendahara, pembina khusus, dan petugas koperasi.
Fasilitas
1989 kelas sudah lengkap dari tingkat tsanawiyah hingga Aliyah. Meluluskan 5 angkatan khusus putra.
Santri
menerima santri putri, masuknya IRM, berdirinya Perpustakaan, BP/GC dan Pembangunan. Dalam periode ini, diresmikan Ikatan Abituren Darul Arqam Muhammadiyah (IKADAM), dibentuk Persatuan Orang Tua Santri Darul Arqam Muhammadiyah POSDAM
Kepala Madrasah
diangkat Kepala Madrasah Tsanawiyah dan Kepala Madrasah Aliyah
Stafsus
mengangkat staf khusus bidang kurikulum, bidang kesiswaan dan bidang ekstrakurikuler
Pengembangan
pengembangan kepala madrasah lebih spesifik; Kepala Madrasah Tsanawiyah Putra, Kepala Madrasah Tsanawiyah Putri, Kepala Madrasah Aliyah Putra dan Kepala Madrasah Aliyah Putri.
Bidang Ekonomi
Pondok Pesantren mengangkat seorang Kepala Balai Pengobatan. Adanya Lembaga Haji Muhammadiyah yang dikenal dengan KBIH An-Namiroh Darul Arqam
Alumnus
alumni Angkatan pertama menjabat pimpinan pondok. Kemandirian ekonomi pesantren
Mudir (Pimpinan) Dari Masa Ke Masa
Periode: 1978 - 1983
K. H. Moch. Miskun Asy-Syatibi
Founding Father of Ma’had Darul Arqam Muhammadiyah Garut.
Periode: 2005 - 2009
Mamak Mohammad Zein
Periode: 2009 - 2013
Iyet Mulyana
Periode: 2014 - 2018
Ruhan Latif
Periode: 2018 - 2022
Ayi Mukhtar
Periode: 2020 - Sekarang
H. Ahmad Syaoqie, S.Ag.,M.Si.
"Tumbuhnya kader ulama yang berwatak kemuhammadiyahan, berakhlakul karimah, bertafaqquh fiddin, dan berwawasan global yang memberikan sibghah di kancah lokal hingga internasional"